Ala setting alarm di handphone sebanyak tiga waktu. Pertama, alarm mengingatkan sahur pukul 03.45 pagi. Kedua, alarm cuci muka pada pukul 08.00 pagi dan yang ketiga adalah alarm cuci muka pada pukul 22.00 malam. Tiga nada dering selalu terdengar di setiap harinya.
Saat sahur rasanya badan ini gak mau bangun sama
sekali, cukup membuka kedua mata beberapa detik, bahkan tak sampai lima detik,
mematikan alarm lalu tidur kembali. Tak heran Ala jarang sahur beberapa hari lalu.
Tapi kalau lagi ingat pas siang hari perut selalu berbunyi, maka sahur menjadi
salah satu kewajiban yang mesti dilakukan. Seharian (belajar ) kerja di ruang
ber-AC dan di depan komputer kadang membuat mata kantuk dan perut tak karuan
bunyinya, seperti bunyi burung yang lagi tidur hehe. Maka,makan sahur menurut Ala menjadi penting dilaksanakan.
Sahur, shalat, tadarus, tidur, mandi, kerja
Sahur, shalat, tadarus, tidur, mandi, kerja
Hampir selalu begitu. Kadang diselipi bermain game
minion di hp asus atau sekedar membaca novel yang ala dapat dari kantor. Ala
berangkat ke kantor biasanya pada jam 9, tapi terkadang di atas jam 9 jika ala
bangun telat atau ada kepentingan lain.
Nah! Siap untuk berangkat kerja. Sendiri?? Oh tidak, Ala selalu ditemani si manis dari jembatan…. Maksudnya si manis dari Kota
Bekasi. Ya, Aas. Teman tapi sahabat. Atau sahabat tapi teman, entahlah. Banyak
kemistri yang Ala dan Aas rasakan. Yang penting kita selalu bersama mengarungi
kehidupan yang keras ini ..(Ow wow ow). Biasanya Aas yang membawa motor. Dan kita
punya kesamaan, yaitu demen ngebut di jalan. Risih kalau gak nyalip karena kita
ingin selalu terdepan (kayak Yamaha) wkwkwk. Kecepatan motor yang biasa Aas bawa di
atas rata-rata perempuan pada umumnya, kebut. Cuma ngeselinnya kalau nge rem
mendadak. Helm kita akan saling bertemu dan bersentuhan. Efek yang lain adalah
kaget, hehe.
![]() |
| Ini Si manis dari Kota Bekasi |
Tiba di kantor segera buka pintu dan berjalan menuju
lantai kedua. Hidupkan lampu, AC, Turn on the power of CPU, duduk manis dan Aku
Siappppppp!! (Siap apa??) Pokoknya aku siap.
Pertama, buka suarapesantre.net
Kedua, buka youtube buat putar music Ketty Perri wa
ashabihi
Ketiga, buka facebook
Keempat, buka email kadang google cendikia, kadang
detiknews, kadang layarkaca21 (kalau lagi suntuk) hehe
Dan kali ini ala bergelut untuk mengedit naskah
santri. Sebenarnya masih belajar menjadi editor. Dan masih sering Tanya mbah
google untuk menambah informasi terkait penulisan hehe. Karya-karya santri
tersebut ada yang berupa kumpulan cerpen ataupun kumpulan puisi. Dan luar biasa
loh. Karya para santri ini membuat ala takjub. Di usia yang rata-rata masih 16 sampai 18 tahun-an,
mereka sudah bisa membuat beberapa karya tulis yang apik untuk dibaca. Dan
kontennya berisi seputar kehidupan di pondok pesantren. Saat membacanya pun
terkadang ala nyengir-nyengir dan senyum-senyum sendiri. Ada beberapa hal yang mirip
dan sama dengan kehidupan Ala dulu saat di Asrama MAN 1 Bandar Lampung.
Cerita-cerita
pesantren seputar kiyai, takdziran, muhadoroh, budaya ngantri, nyembunyiin hp,
asmara, penamaan kamar, penamaan barang-barang agar tidak hilang, dan masih
banyak lagi. Semua itu menjadi bumbu-bumbu sedap kehidupan santri. Jadi kangen
deh :’)
Tapi, ada satu cerita yang membuat Ala bingung,
sedikit kesel tapi terkesan unik dan bikin lucu.
Adalah cerita cinta yang dijalani oleh santri yang
berasal dari pesantren daerah pulau Jawa sana. Menurut Ala kisahnya memang
nyata, karena bahasa yang disampaikan menggunakan bahasa curhat, benar-benar
curhat hehe
Mungkin sinopsisnya seperti ini.
Aku gadis yang
mondok di salah satu pondok pesantren salafi di daerah Jawa. Dengan bangga,
kedua orang tuaku memondokkanku di sana dengan harapan aku menjadi ahli agama. Mengerti
ilmu dunia dan akhirat. Tapi tak disangka, aku terjebak cinta. Cinta yang
membuatku buta. Cinta yang membuatku terjerembab pada kepahitan. Cinta yang
membuat kehidupanku kotor. Aku berpacaran dengannya, namun tak bertahan lama
hingga akhirnya aku putus, tapi ternyata aku masih cinta, maka aku kembali
bersamanya. Tapi ternyata dia beda, dan aku muak. Putus lagi. Aku berjanji tak
akan berpacaran lagi.
Tapi dugaanku
salah, seseorang datang lagi dalam kehidupanku. Dia berbeda dengan seseorang
yang dulu di hatiku. Akhirnya kami berpacaran. Namun ternyata dia sama saja
kotornya, aku putus. Lalu datang laki-laki lain, dan aku pacaran lagi….
Huwaaaahh…. Dan begitulah kira-kira ceritanya.
Mungkin bisa terbayang kan ?? Ending ceritanya menceritakan kesungguhan si
gadis untuk melepas masa kelamnya dan fokus untuk nyantri di pondok pesantren. Ceritanya
unik, tapi bikin bingung hihii. Tapi tetap mesti dihargai, keajaiban
jari-jarinya telah menciptakan sebuah tulisan yang belum tentu orang lain bisa
menulisnya. Over all, cerita para santri bikin menggugah dan begitu inspiratif
Tulisan-tulisan itu nantinya akan diterbitkan oleh
Pusat Studi Pesantren. Yeeayyyy!!
Cooming Soon..
Sekian saja. Ingat, jangan lupa bahagia J
AlaZora

