![]() |
| Sumber: Google |
Pernah nonton
film 3 Dara?? Itu tuh, film yang diperankan oleh Tora Sudiro, Adipati Dolken
dan Tanta Ginting. Film tersebut mengisahkan tiga pemuda dewasa yang terjebak
dalam situasi perubahan jati diri mereka layaknya seperti perempuan. Kok bisa??
Itu karena mereka dapat kutukan dari waiterwoman (Pelayan Perempuan),
soalnya mereka hanya menilai perempuan dari sisi sensualitasnya saja.
Yah, film itu
sih baru sebagian kecilnya saja menggambarkan kondisi psikologis yang terjadi
pada perempuan. Di luar itu, masih banyak permasalahan jelimet yang cuma bisa
dirasakan oleh perempuan. Apalagi masalah hati. Noted!
Hmm, ngomongin
soal hati. Bagi saya, makhluk yang paling pintar menyembunyikan kesedihan
dibalik senyumannya, itu perempuan. Mereka bisa terlihat baik-baik saja di
depan banyak orang, namun menyembunyikan keadaan hati yang sedang rapuh.
Dramatis!
***
Baik, di atas
hanya pengantar singkat. Trus, gimana ngadepin perempuan yang marah?
Dalam soal
percintaan. Memahami perempuan yang marah itu bagaikan menghadapi susunan
puzzle yang kocar-kacir. Untuk menghasilkan gambar yang sempurna dari susunan
puzzle, perlu dicari dan dipahami mana
saja potongan puzzle yang pas dan benar hingga benar-benar serasi saat
ditempelkan. Jangan sampai salah bertindak. Ribet ya? But,Its Fact.
Ya sama kayak
puzzle, perempuan marah juga butuh ancang-ancang atau taktik yang teliti buat
dihadepin. Kuncinya satu, yaitu sabar dan pantang menyerah. Bukan ditinggalin
gitu aja, apalagi ditinggal setengah jalan dalam kondisi masih kocar kacir.
Duh.
Kalau kamu
sering kebingungan ngadepinnya, berarti taktik kamu harus pas dan benar. Oke
oke. Sampe sini kayaknya sudah lelah bacanya karena rasanya kok ribet banget
dah.
Tenang..tenang.
Menghadapi
perempuan marah harus dalam kondisi mengalah, bukan kalah. Cukup dengan
memenangkan hatinya. Mengalahkan ego dan berusaha memahami kondisinya. Pikirkan apa yang mereka inginkan tanpa
menanyakan langsung “trus kamu maunya aku gimana?”, itu pertanda kalian kurang
dalam kepekaan dan malah makin bikin illfeel.
Kalau sedang
marah, perempuan hanya mau diberi perhatian saja, bukan memarahinya balik. Jika
sudah memberi perhatian lebih tapi mereka malah makin ngomel, kalian perlu
waktu untuk bersabar dan mempersilahkan mereka mengeluarkan uneg-uneg yang
dipendam. Karena omelan perempuan hanya bagian dari misi untuk mendapatkan
perhatian dari lawan, mereka gak makin marah kok. Perlu kerja ekstra sih, tapi pada akhirnya, kebanyakan perempuan akan luluh
juga hatinya. Taktik pendukung lainnya, bisa pake cara ini.
Kamu suka ngegombal? Silahkan berikan gombalan ringan #asal gak garing
Kamu suka ngelucu? Silahkan beri lawakan yang sederhana.
Atau kamu suka hal romantis? Silahkan berikan sesuatu untuk menarik perhatiannya, dan lain sebagainya.
***
![]() |
| sumber: bellybuttonts |
Ehem! Sampe
sini sudah siap ngadepin susunan puzzle
yang kocar kacir,kan?? hehehe.
Kalau ada kisah
perempuan tercipta dari tulang rusuk
laki-laki yang bengkok, itu hal yang pas untuk dijadikan sebuah analogi. Maaf
jika salah, seperti yang dikatakan M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al Misbah,
tulang rusuk yang bengkok adalah simbol bagi perempuan yang hatinya mudah rapuh
dengan segala kondisi psikologis yang berbeda dari laki-laki, maka untuk
meluruskannya harus dilakukan secara pelan-pelan, jika dengan paksaan, patahlah
sudah itu tulang.
![]() |
| sumber: @kartunmuslim |
Pun dalam hal
berumah tangga. Istri yang merajuk adalah masalah yang harus diselesaikan dgn
kepala dingin. Para suami harus pintar mencari taktik untuk meredam kemarahan
mereka. Jangan sampai terjadi cekcok berkepanjangan yang hanya disebabkan pertarungan ego
masing-masing.
Pada akhirnya,
lagu Ada Band itu bukan hoax loh!!
“Karena wanita
ingin dimengerti. Lewat tutur lembut dan laku agung. Karena wanita ingin
dimengerti. Manjakan dia... dengan kasih sayang”.
Lampung
Selatan, 5 September 2017


